Dia mungkin lebih suka menghabiskan waktu sendirian untuk berjudi daripada berinteraksi dengan orang lain. Melalui tulisan kali ini saya mengajak kepada kita semua khususnya kepada kaum muda untuk mari bersama-sama kita memerangi praktek judi online. Mari kita yakini bahwa semua agama tidak satupun yang membenarkan praktek mengadu nasib atau berjudi. Itu lah empat fakta dari banyaknya fakta tentang judi online yang eksistensinya sudah semakin subur di negara yang subur ini.
Penipuan identitas bisa terjadi—data Anda bisa digunakan untuk membuka akun ilegal atau mengajukan pinjaman cepat tanpa sepengetahuan Anda. Bahkan, pencurian uang dari rekening bank hingga pemerasan adalah ancaman nyata yang mengintai. Kecanduan judi dapat membuat suami mengabaikan tanggung jawabnya, baik dalam keluarga atau pekerjaan. Dia mungkin sering absen, datang terlambat, atau tidak menyelesaikan tugas-tugas penting. Jika melihat dari definisi judi yang dinyatakan dalam Pasal 303 ayat (3) KUHP, maka kegiatan sebagaimana Anda jelaskan dalam pertanyaan dapat dikategorikan sebagai judi. Layanan premium berupa analisis hukum dwibahasa, pusat data peraturan dan putusan pengadilan, serta artikel premium.
Hukum Mencium Kaki Guru: antara Adab, Kultus, dan Eksploitasi Agama di Serial Bidaah
Lantas, seperti apa fakta dari judi online yang banyak dilakukan oleh masyarakat. Yang jika ditelisik lebih jauh ternyata memiliki dampak buruk yang begitu besar. Bukan hanya bagi pribadi pelaku melainkan juga terhadap masyarakat luas.
Mengalami Masalah dengan Hukum
Dalam beberapa kasus, kecanduan judi bisa menyebabkan masalah dengan hukum, seperti terlibat dalam aktivitas ilegal maupun kriminal demi mendapatkan uang untuk berjudi. Hal pertama yang perlu dilakukan dalam penanganan judi online adalah penderitanya perlu menyadari dan mengakui bahwa dirinya terjebak dalam permainan judi. Setelah itu, seorang psikolog baru bisa memberikan terapi perilaku kognitif. Taktik “nyaris menang” itu membangkitkan keinginan seseorang untuk terus bermain, sehingga menjadi kecanduan.
Pemenuhan Gizi anak, ibu hamil dan sebagainya pun akan terdampak begitu signifikan. Sehingga bukan tidak mungkin bisa berefek terhadap penurunan angka prevalensi stunting. Pasalnya, jika sesuatu yang haram dan diketahui bahwa itu berasal dari yang haram, maka kelak di akhirat akan dituntut. Sebagamaina dijelaskan oleh Syekh Zainuddin al-Malibary dalam kitab Fathu al-Mu‘in, halaman 67 bahwa jika seseorang mengetahui barang tersebut secara lahiriah tidak baik haram, maka orang tersebut akan dituntut di akhirat. Untuk menutupi kebiasaan berjudi, suami mungkin mulai berbohong tentang keadaan keuangannya. Ini bisa termasuk menyembunyikan pengeluaran atau berbohong tentang dari mana uangnya berasal.
Tidak hanya menguras keuangan, tetapi juga perlahan merusak hubungan sosial Anda. Ketika terlalu asyik bermain, waktu yang seharusnya dihabiskan bersama keluarga dan teman sering kali tersita. Pemain judi online mungkin mulai menarik diri dari lingkungan sekitar, kehilangan momen penting, hingga menimbulkan jarak emosional dengan orang-orang terdekat. Setelah menghabiskan tabungan dan Aset, pemain judi online dapat berhutang demi memuaskan rasa penasaran atau mengejar kekalahan sebelumnya. Namun, tidak akan ada kemenangan yang dapat menutup utangnya.
Lihat saja, sebagai perbandingan, berbagai usaha yang berlabelkan investasi (padahal bodong alias penipuan) itu menyasar masyarakat miskin. Hal itu terjadi karena mereka para “Owner” nya faham betul mekanisme pasar dan pola pikir masyarakat kita. Online Course Platform belajar hukum terbaik secara online dan fleksibel dengan materi dan pengajar yang berkualitas, serta kemudahan waktu belajar.
- Ternyata, judi online sangat merugikan negara dan masyarakat dibandingkan dengan judi konvensional – Walaupun keduanya sangat merugikan.
- Namun, meski dilarang, praktik judi online masih marak dilakukan, bahkan cara judi online saat ini semakin beragam.
- Bahkan, pencurian uang dari rekening bank hingga pemerasan adalah ancaman nyata yang mengintai.
- Padahal tidak satu pun orang berduit yang benar-benar sejahtera karena berjudi khususnya judi online.
Hal ini dipicu karena efek addictif atau ketergantungan yang ditimbulkan dari judi online. Ternyata, judi online sangat merugikan negara dan masyarakat dibandingkan dengan judi konvensional – Walaupun keduanya sangat merugikan. Bukan berarti mendukung judi konvensional melainkan ini sebagai perbandingan saja. Jawaban yang paling sederhana karena akses dari judi online begitu sangat mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja dan dimana saja sedangkan untuk judi konvensional hanya orang-orang tertentu yang bisa https://denialthemovie.com/ mengaksesnya. Mereka mengatakan ini hanyalah sebatas permainan “Its just a game” padahal yang mereka gunakan itu uang negara yang larinya harusnya ke masyarakat malah ke kantong para elite judi online di luar negeri sana. Suami mungkin mulai menggunakan uang yang seharusnya untuk kebutuhan penting, seperti tagihan rumah tangga atau tabungan, untuk berjudi.
Dalam segala proses penanganan bahaya judi online, dukungan dari orang-orang sekitar sangat diperlukan. Dukungan ini bisa dimulai dari hal-hal kecil, misalnya mendengarkan keluhannya, menghilangkan akses judi online, mendorongnya untuk melakukan hal positif, atau membantunya menemukan hobi baru, misalnya olahraga. Selain itu, obat antagonis opioid juga biasanya diberikan untuk kasus judi online akibat efek samping penyalahgunaan narkoba. Selain itu, bila telah terlilit hutang, pecandu judi online dapat melakukan apa saja untuk membayar hutang dan memenuhi kebutuhannya dalam berjudi lagi, seperti menipu, merampas, bahkan mencuri. Penjelasan lain mengenai judi online dapat Anda simak dalam artikel Hukumnya Mengiklankan Website yang Mengarahkan ke Perjudian. Saat informasi pribadi jatuh ke tangan yang salah, potensi penyalahgunaannya sangat tinggi.